RSS
Tampilkan postingan dengan label pulau tidung bersih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pulau tidung bersih. Tampilkan semua postingan

KISAH TUKANG SAMPAH INDONESIA YANG MENCURI PERHATIAN DUNIA


Laporan wartawan BBC London berjudul "Toughest Place to be a Binman" yang membandingkan tukang sampah di London dan Jakarta  menarik perhatian masyarakat Indonesia tidak saja di Inggris, tetapi juga di Brussels dan Amerika Serikat yang bisa menyaksikan tayangan tersebut melalui BBC Iplayer.

Selama satu jam, laporan itu mengisahkan mengenai Imam, tukang sampah di Jakarta yang bekerja mengumpulkan sampah setiap hari dengan gerobaknya. Sementara di awal tayangan, tukang sampah dari Inggris, Wilbur Ramirez, menggunakan truk dan bekerja dengan dua rekannya.



Dalam laporan mendalamnya itu, BBC London membandingkan bagaimana kerja tukang sampah yang dikenal dengan binman di Inggris dengan tukang sampah di Jakarta yang sangat jauh berbeda dilihat dari berbagai segi, bahkan kesehatan dan keselamatan.

Bahkan Wilbur Ramirez, ayah dua anak itu, pun hidup bersama Imam dan keluarganya di perkampungan miskin di tengah tengah kehidupan Kota Jakarta yang kaya dan sangat timpang antara yang kaya dan miskin.
Wilbur Ramirez selama 10 hari mengikuti Imam bekerja mengumpulkan sampah di kota yang disebutkan sebagai kota yang padat penduduk dan sampah yang menjadi masalah besar.



"Kamu bekerja dengan siapa saja," tanya London binman, Wilbur Ramirez, kepada Imam yang dijawab bahwa ia bekerja sendiri mengumpulkan sampah dari rumah ke rumah.

Menangis melihat kehidupan Imam, Wilbur sering kali merasa terharu dan bahkan meneteskan air mata. Mana mungkin dengan gaji yang tidak seberapa Imam dapat hidup bersama anak dan istrinya meskipun mereka sama-sama bekerja sebagai tukang sampah selama 5 tahun.




Zulindatando Berry Natalegawa menulis di laman Facebook-nya, "Sediiiiiih banget liat acara di BBC 2 di London hari ini acara seorang bin man London ke Jakarta berbagi pengalaman."

"Sangat memalukan sekali Kota Jakarta ternyata sangat kotor dan masih terbelakang sekali cara kerjanya," ujar istri Berry Natalegawa, kakak Menlu Marty Natalegawa.

Menurut Linda, demikian Zulindatando Berry Natalegawa biasa disapa, seharusnya para pejabat malu menyaksikan acara yang menjadi perhatian masyarakat di Inggris. "Apa enggak malu? Malah wakil rakyat seenak-enaknya ambil uang rakyat, apalagi pemimpin negara yang tidak peduli, sangat memalukan. Semoga Allah bukakan mata dan telinga para pemimpin negara ini," ujar Linda yang bekerja di Kedutaan Besar Brunei Darussalam di London dan merekam program tersebut serta akan membawanya ke Jakarta.



Dalam laporannya disebutkan, Wilbur pun ikut mengumpulkan sampah dan bahkan menjajal melakukannya seorang diri dari rumah ke rumah.
"Sampah....," teriak ayah dua anak yang istrinya tidak merasa malu kalau suaminya menjadi tukang sampah itu.

Wilbur pun tidak dapat membendung air matanya ketika berkisah bagaimana kehidupan Imam dengan keluarganya yang tidak tersentuh oleh pelayanan kesehatan.
Dari dunia kesehatan dan keselamatan sadar pengelolaan limbah Inggris, Wilbur pun merasa takjub bagaimana sampah yang menumpuk di Bantar Gebang dan dikerumuni oleh para pemulung tanpa memperhatikan kesehatan dan keselamatan mereka.

"Nangis aku nontonnya.....bukan nangisin tukang sampah Inggris, tetapi rakyat kita yang kerja mengais-ngais sampah," ujar Yanti Hitalessy.
Laporan dari BBC itu pun menjadi bahan diskusi di laman Facebook yang, antara lain, disebut oleh Lies Parish. Meskipun sama-sama berprofesi sebagai tukang sampah atau binman, tetapi pekerjaan dan kehidupan mereka sungguh jauh berbeda.


                                           


"Bahkan London binman pun sampai menangis menyaksikan bagaimana tukang sampah di Jakarta," ujar Lies Parish yang lebih dari 14 tahun menetap di Inggris.

Hamiyah Panama, ibu Amelie yang pernah menetap di Inggris dan kini tinggal di Brussels yang juga menyaksikan tayangan tersebut, mengakui bahwa benar-benar kontras kehidupan di sana, miris.

Begitu pun Tjatri Dwimunali yang tinggal di Bristol. Ia menulis, tukang sampah di Inggris yang ikut bekerja sebagai tukang sampah di Jakarta pun merasa prihatin akan nasib tukang sampah di Jakarta, dan bahkan sering menangis melihat keadaan tukang sampah di Jakarta.

Di akhir laporannya, Wilbur tidak dapat membayangkan perjalanan kehidupan Imam dengan gaji yang tidak seberapa itu dan ketidakberdayaannya untuk mengubah keadaan.
Pada akhirnya, setelah berbicara dengan ketua RT setempat, Wilbur meminta agar Imam mendapat kenaikan gaji dan hal itu pun dapat dikabulkan.



sumber :  http://oase.kompas.com/read/2012/01/30/14421992/Kisah.Tukang.Sampah.Indonesia.di.Televisi.Inggris
http://www.youtube.com/watch?v=6EWLQw9TiCM

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Plastic Recycling Symbols

Do you know what plastic recycling symbols mean? Every plastic bottle has the limit of uses,in this artcile we would like to  inform and built comprehensive about the meaning of symbols in plastic bottle.If  we used plastic bottle longer than the limit, it  will bring bad effect for kidney function, cancer,liver , and so on.





Number 1 Plastics -- PET or PETE (polyethylene terephthalate)

Found In: Usuallty used in every drink bottle such as soft drinks, mineral water bottles; and mouthwash bottles; peanut butter containers; salad dressing and vegetable oil containers; ovenable food trays. 
Recycling: Pick up through most curbside recycling programs
Recycled Into: Polar fleece, fiber, tote bags, furniture, carpet, paneling, straps, (occasionally) new containers

Bottle with PET/PETE sign is SINGLE USE.Often used to keep hot water will cause melted polymer coating on the bottle that will realeasing the carcinogenic substances.  Though the material is high demand by remanufacturers because it is contain the Antimoni Trioksida through the respiratory track from inhaling the dust. In the long term, this is will cause skin irritation and respiratory disorders.For female workers in recycle industry can improve the menstrual problems, miscarriage, and impaired growth in children untuil 12 monts .



Number 2 Plastics -- HDPE (high density polyethylene)

Found In: Milk jugs, juice bottles ( in jugs) ; bleach, detergent and household cleaner bottles; shampoo bottles; some trash and shopping bags; motor oil bottles; butter and yogurt tubs; cereal box liners, tupperware,  folding chair, gallons of drinking water
Recycling: Pick up through most curbside recycling programs, although some only allow those containers with necks.
                             
 Recycled Into: Laundry detergent bottles, oil bottles, pens, recycling containers, floor tile, drainage pipe, lumber, benches, doghouses, picnic tables, fencing

HDPE carries low risk of leaching and have a stronger material properties, also is readily recyclable into many goods.Although HDPE is save to reuse, bottle of this sign is recommended in single use because the releasing of Antimoni Trioksida increasing over the time.

Number 3 Plastics -- V (Vinyl) or PVC (Polyvinyl Chloride)

Found In: Window cleaner and detergent bottles, shampoo bottles, cooking oil bottles, clear food packaging, wire jacketing, medical equipment, siding, windows, piping, Cling Wrap.
Recycling: Rarely recycled; accepted by some plastic lumber makers.
Recycled Into: Decks, paneling, mudflaps, roadway gutters, flooring, cables, speed bumps, mats.

PVC contains chlorine, so its manufacture can release highly dangerous dioxins. If you must cook with PVC, don‘t let the plastic touch food. Never burn PVC, because it releases toxins.If the plastic touch the food or burn PVC it will cause the harm for kidney, liver, and weight problems.

Number 4 Plastics -- LDPE (Low Density Polyethylene) 

Found In: Squeezable bottles; bread, frozen food, dry cleaning and shopping bags; tote bags; clothing; furniture; carpet 
Recycling: LDPE is not often recycled through curbside programs, but some communities will accept it. Plastic shopping bags can be returned to many stores for recycling. 

Recycled Into: Trash can liners and cans, compost bins, shipping envelopes, paneling, lumber, landscaping ties, floor tile.

LDPE is the (Thermoplastic / made from petroleum). Usually use for food storage box,and other plastic for food. Its mechanical properties is very strong, see-through, and fleksibel. At a temperature of 60 degrees is very resistant to chemical reactions, power protection against water vapor quite well. Can be recycled and proper for the goods that require flexibility but strong. Even though goods are made ​​from LDPE is very difficult to destroy but they are really proper for food boxcause it is difficult to be chemical reacted.



Number 5 Plastics -- PP (polypropylene) 
Found In: Some yogurt containers, syrup bottles, ketchup bottles, caps, straws, medicine bottles 
Recycling: Number 5 plastics can be recycled through some curbside programs. Recycled Into: Signal lights, battery cables, brooms, brushes, auto battery cases, ice scrapers, landscape borders, bicycle racks, rakes, bins, pallets, trays

PP plastics has characteristics with transparent bottles that are not clear or cloudy.Polypropylene has a high melting point, and so is often chosen for containers that must accept hot liquid because stable at high temperature. It is gradually becoming more accepted by recyclers.For this moment this material is the BEST PLASTIC MATERIAL for food and drink .

Number 6 Plastics -- PS (polystyrene) 
Found In: Disposable plates and cups (styrofoam), meat trays, egg cartons, carry-out containers, aspirin bottles, compact disc cases 
Recycling: Number 6 plastics can be recycled through some curbside programs. 
Recycled Into: Insulation, light switch plates, egg cartons, vents, rulers, foam packing, carry-out containers

Polystyrene can be made into rigid or foam products -- in the latter case it is popularly known as the trademark Styrofoam. Evidence suggests polystyrene can leach potential toxins into foods. It is an aromatic polymer material that can emit styrene into food,can also be obtained from cigarette smoke, fumes and building construction materials. The material was long on environmentalists‘ hit lists for dispersing widely across the landscape, and for being notoriously difficult to recycle. This may cause cerebrovascular,can interfere with the hormone estrogen in women resulting in reproductive problems and growth of the nervous system.



Number 7 Plastics -- Miscellaneous (Other)
Found In: Three- and five-gallon water bottles, ‘bullet-proof‘ materials, sunglasses, DVDs, iPod and computer cases, signs and displays, certain food containers, nylon, auto parts

Recycling: Number 7 plastics have traditionally not been recycled, though some curbside programs now take them. 
Recycled Into: Plastic lumber, custom-made products


There are 4 type:
1. SAN – styrene acrylonitrile
2. ABS – acrylonitrile butadiene styrene
3. PC – polycarbonate
4. Nylon

SAN and ABS has a high resistance to chemical and temperature,normally exist in the mixer,wrapping flasks, dishes, cutlery, coffee filters, and toothbrush.
ABS is commonly used as lego and pipes
PC - or Polycarbonate can be found in baby bottles, toddler cups (sippy cup), polycarbonate drinking bottles and food packaging and beverage cans, including infant formula cans.

A wide variety of plastic resins that don‘t fit into the previous categories are lumped into number 7. A few are even made from plants (polyactide) and are compostable.

Polycarbonate is number 7, and is the hard plastic that has parents worried these days, after studies have shown it can leach potential hormone disruptors, chromosomes  in the ovaries, decreased sperm production, and alter immune function because PC can release the main material , Bisphenol-A c into the food.





sumber : http://www.gudangmateri.com/2011/06/mengenali-tanda-di-botol-plastik.html
 http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2008/04/19/do-you-know-what-plastic-recycling-symbols mean.aspx

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Treat Anorganic Trash Nicely



JENIS-JENIS SAMPAH ANORGANIK
Sampah Anorganik berasal dari sumber daya alam tak terbarui seperti mineral dan minyak bumi, atau dari proses industri. Beberapa dari bahan ini tidak terdapat di alam seperti plastik dan aluminium. Sebagian zat anorganik secara keseluruhan tidak dapat diuraikan oleh alam, sedang sebagian lainnya hanya dapat diuraikan dalam waktu yang sangat lama.


Sampah jenis ini pada tingkat rumah tangga, misalnya berupa botol, botol plastik, tas plastik, dan kaleng.
Kertas, koran, dan karton merupakan pengecualian. Berdasarkan asalnya, kertas, koran, dan karton termasuk sampah organik. Tetapi karena kertas, koran, dan karton dapat didaur ulang seperti sampah anorganik lain (misalnya gelas, kaleng, dan plastik), maka dimasukkan ke dalam kelompok sampah anorganik.



DAMPAK SAMPAH ANORGANIK
     
 Bau yang tidak sedap dan pemandangan yang buruk karena sampah bertebaran dimana-mana. Memberikan dampak negatif terhadap kepariwisataan.

Pengelolaan sampah yang tidak memadai menyebabkan rendahnya tingkat kesehatan masyarakat. Hal penting di sini adalah meningkatnya pembiayaan secara langsung (untuk mengobati orang sakit) dan pembiayaan secara tidak langsung (tidak masuk kerja, rendahnya produktivitas).

    Pembuangan sampah padat ke badan air dapat menyebabkan banjir dan akan memberikan dampak bagi fasilitas pelayanan umum seperti jalan, jembatan, drainase, dan lain-lain.
    
     Infrastruktur lain dapat juga dipengaruhi oleh pengelolaan sampah yang tidak memadai, seperti tingginya biaya yang diperlukan untuk pengolahan air. Jika sarana penampungan sampah kurang atau tidak efisien, orang akan cenderung membuang sampahnya di jalan. Hal ini mengakibatkan jalan perlu lebih sering dibersihkan dan diperbaiki.


Cara mengolah sampah anorganik 
Sampah anorganik tidak dapat terdegradasi secara alami. Dengan kreativitas, sampah ini bisa didaur ulang untuk beragam kebutuhan.Kita dapat berkontibusi untuk kesehatan lingkungan juga sekaligus mendpat nilai ekonomi dari sampah  Ada beberapa sampah yang bisa dimanfaatkan:




 Sampah kertas
Sampah kertas bisa dikumpulkan menjadi satu bagian yang dipisahkan dari sampah lainnya. Selanjutnya dibuang ke tempat sampah atau dijual ke tukang loak, denganmelakukan ini kita sudah memudahkan langkah para pengelola sampah untuk melakukan pengolahan tingkat lanjut.


Kumpulan sampah kertas bisa dibuat berbagai macam jenis kerajinan tangan, seperti topeng, patung, dan kertas daur ulang. Nilai jual sampah kertas daur ulang jauh lebih tinggi dari sekadar sampah kertas biasa. Kertas daur ulang bisa dijual ke pengrajin sebagai bahan pembuat kerajinan tangan, atau Anda sendiri yang membuat karya seni yang menghasilkan.

berikut cara untuk mendaur ulang kertas :



Sampah kaleng
Banyak sekali kemasan kaleng yang digunakan untuk barang-barang keperluan sehari-hari. Sementara sumber daya tambang tidak dapat diperbaharui, jika bisa pun butuh waktu ratusan bahkan ribuan tahun untuk membentuknya. Suatu saat bahan tambang tersebut akan habis dieksplorasi. Oleh karena itu, akan bijak jika kita ikut andil dalam gerakan menyukseskan daur ulang. Kaleng baja 100% dapat didaur ulang karena siklus hidupnya tidak akan pernah berakhir.




Membuat baja dari kaleng bekas hanya memerlukan 75% energi yang digunakan untuk membuat baja dari bijih besi. Itu berarti, setiap kita mendaur ulang 1 ton baja, akan dihemat 1.131 kg bijih besi, 633 kg batu bara, dan 54 kg kapur.
Perlakuan kaleng bekas tergantung jenis kegunaan wadahnya. Kaleng bekas wadah makanan memiliki tutup yang cenderung tajam, sebaiknya bagian itu dimasukkan ke arah dalam, lalu digepengkan untuk menghemat ruang di tempat sampah. Kaleng cat harus dibersihkan dari sisa-sisa catnya dengan kertas koran dan biarkan kering, kemudian digepengkan. Kertas kaleng minyak goreng juga begitu. Kaleng yang mengandung aerosol, seperti parfum dan cat semprot harus ditangani hati-hati, jangan ditusuk atau digepengkan. Untuk kaleng drum bisa dimanfaatkan sebagai tempat sampah atau pot.

• Sampah botol
Botol beling memiliki nilai tinggi, apalagi masih utuh. Jika sudah tidak utuh akan didaur ulang lagi bersama dengan berbagai jenis kaca lainnya untuk dicetak menjadi botol baru. Harga sampah botol bekas minuman lebih rendah karena bentuknya khusus sehingga pembelinya terbatas perusahaan minuman itu. Botol kecap lebih mahal karena banyak produk yang bisa dikemas dengan botol itu. Usaha botol bekas juga memberi peluang kerja bagi ibu-ibu sebagai pencuci botol.




• Sampah plastik
 Nama plastik mewakili ribuan bahan yang berbeda sifat fisis, mekanis, dan kimia. Secara garis besar plastik dapat digolongkan menjadi dua golongan besar, yakni plastik yang bersifat thermoplastic dan yang bersifat thermoset. Thermoplastic dapat dibentuk kembali dengan mudah dan diproses menjadi bentuk lain, sedangkan jenis thermoset bila telah mengeras tidak dapat dilunakkan kembali. Plastik yang paling umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah dalam bentuk thermoplastic.


Saat ini sudah banyak kerajinan yang dibuat dengan bahan dasar sampah plastik seperti tas, dompet, cover meja, dan tempat tisu.

• Sampah B3 (limbah berbahaya dan beracun)
Limbah B3 ternyata bisa menghasilkan uang. Cairan cuci cetak film (fixer), bisa menghasilkan perak murni. Memang diperlukan pengetahuan proses kimia yang memadai karena melibatkan bahan-bahan kimia yang berbahaya dan beracun.

• Sampah kain
Sampah kain bisa digunakan untuk cuci motor atau sebagai bahan baku kerajinan. Pakaian yang sudah tidak terpakai, tapi masih layak pakai bisa disumbangkan kepada yang membutuhkan, atau dijual dengan harga miring. Sisa kain atau kain perca juga dimanfaatkan untuk banyak aplikasi bisa selimut, tutup dispenser, magic jar, dan lainnya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Easy Way to Make compost from Organic Waste




Meskipun sampah organik dapat terurai, namun tetap saja sampah dapat memberikan dampak buruk untuk manusia dan alam sekitarnya. Artikel berikut akan membahas dampak sampah organik dan bagaimana cara mengelola sampah organik .

Rumah tangga DKI Penyumbang Sampah Terbesar

Dalam kehidupan Sehari - hari manusia dan sampah tidak dapat dipisahkan. manusia-lah yang menyebabkan adanya sampah dengan berbagi kepentinggannya , mulai dari urusan rumah tangga, kantor, pasar , maupun industri.

Ironisnya ,kebanyakan kita tidak mengaku bahkan tidak peduli terhadap apa yang telah kita sumbangkan pada lingkunggan sekitar.




Menurut data, rumah tangga menghasilkan 52,97 persen sampah, disusul oleh sektor perkantoran sebesar 27,35 persen, kemudian sektor industri mengkontribusikan 8,97 persen.
Sedangkan sektor sekolah menyumbang 5,32 persen, sektor pasar menyumbang empat persen sampah dan sisanya 1,40 persen dari setor lain seperti sampah yang ada di jalan raya dan sekitar aliran kali atau sungai.
Tingkat kepedulian masyarakat untuk menjaga kebersihan Jakarta masih kurang, sehingga masih banyak sampah yang dihasilkan rumah tangga. Tidak heran Pulau Tidung terdapat banyak sampah sehingga mencemari keindahan pantainya.

Dampak untuk kesehatan
Potensi bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan adalah sebagai berikut:
• Penyakit diare, kolera, tifus menyebar dengan cepat karena virus yang berasal dari sampah dengan        pengelolaan tidak tepat dapat bercampur dengan air minum. Penyakit demam berdarah (haemorhagic fever) dapat juga meningkat dengan cepat di daerah yang pengelolaan sampahnya kurang memadai.
• Penyakit jamur  kulit karna sampah membawa banyak bakteri
• Penyakit yang dapat menyebar melalui rantai makanan. Salah satu contohnya adalah suatu penyakit yang dijangkitkan oleh cacing pita (taenia). Cacing ini sebelumnya masuk ke dalam pencernakan binatang ternak melalui makanannya yang berupa sisa makanan/sampah.
• Sampah beracun: Telah dilaporkan bahwa di Jepang kira-kira 40.000 orang meninggal akibat mengkonsumsi ikan yang telah terkontaminasi oleh raksa (Hg). Raksa ini berasal dari sampah yang dibuang ke laut oleh pabrik yang memproduksi baterai dan akumulator.

Dampak terhadap Lingkungan
Cairan rembesan sampah yang masuk ke dalam drainase atau sungai akan mencemari air. Berbagai organisme termasuk ikan dapat mati sehingga beberapa spesies akan lenyap, hal ini mengakibatkan berubahnya ekosistem perairan biologis.

Penguraian sampah yang dibuang ke dalam air akan menghasilkan asam organik dan gas-cair organik, seperti metana. Selain berbau kurang sedap, gas ini dalam konsentrasi tinggi dapat meledak.

PRINSIP PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK 
Berikut adalah prinsip-prinsip yang bisa diterapkan dalam pengolahan sampah.Prinsip-prinsip ini dikenal dengan nama 4R, yaitu:

• Mengurangi 

Sebisa mungkin meminimalisasi barang atau material yang kita pergunakan. Semakin banyak kita menggunakan material, semakin banyak sampah yang dihasilkan.Hal yang paling kmudah adalah saat berbelanja hindari kantong plastik dan bawa tas yang dapat dipakai kembali.

• Menggunakan kembali 
Sebisa mungkin pilihlah barang-barang yang bisa dipakai kembali. Hindari pemakaian barang-barang yang sekali pakai, buang. Tanpa sadar kita sering sekali membeli minuman kemasan dengan alasan untuk praktis, namun bayangkan jika 1 manusia yang tinggal di jakarta berpikiran demikian dan membeli minuman kemasan.Sampah botol minuman saja pasti sudah menggunung dijakarta 

• Mendaur ulang 
Sebisa mungkin, barang-barang yang sudah tidak berguna didaur ulang lagi. Tidak semua barang bisa didaur ulang, tetapi saat ini sudah banyak industri tidak resmi dan industri rumah tangga yang memanfaatkan sampah menjadi barang lain.
 
• Mengganti 
Teliti barang yang kita pakai sehari-hari. Gantilah barang-barang yang hanya bisa dipakai sekali dengan barang yang lebih tahan lama.Dalam semua perubahan pasti membutuhkan proses, lakukanlah secara bertahap dan konsisten sehingga kebiasaan ini akan menular kepada keluarga dan sahabat.

CARA MENGOLAH SAMPAH ORGANIK 
Pengomposan sampah kota umumnya sama saja seperti pengomposan bahan baku lainnya. Hanya yang patut dipikirkan adalah jumlah bahan organik kering yang digunakan dalam pencampuran bahan baku proses pengomposan. Pengomposan secara sederhana bisa dilakukan dengan beberapa cara sebagai berikut. 
Pengomposan menggunakan drum plastik
Pengomposan menggunakan drum plastik sangat cocok diterapkan untuk mengolah sampah rumah tangga.

Bahan dan peralatan yang digunakan :
1. Ember atau drum plastik yang telah dimodifikasi (dibuat berlubang) dengan kapasitas minimum 100 kg.
2. Bioaktivator cair (metode aerob) atau bioaktivator padat (metode anaerob).
3. Bahan baku sampah organik (hindari daging, tulang, duri ikan, sisa makanan berlemak, susu, kotoran anjing, kucing, dan babi).


Cara Membuat:
1. Cacah bahan baku hingga berukuran 2-5 cm.
2. Taburkan bioktivator OrgaDec 0,5% ke atas bahan baku, aduk hingga tercampur rata.
3. Siram dengan air hingga diperoleh kelembapan yang diinginkan (50-60%), langsung masukkan ke dalam drum plastik.
4. Inkubasi selama 1-2 minggu, tergantung dari bahan bakunya.
5. Pada hari ketiga atau hari kedelapan perlu dilakukan pengadukan atau pembalikkan secara manual agar aerasi di dalam drum berlangsung baik.




Proses Pembuatan Kompos Aktif Ekspres (24 jam)

Bahan
1. Jerami kering, daun-daun kering, sekam, serbuk gergaji, atau bahan organik apa saja yang dapat difermentasi (20 bagian).
2. Kompos yang sudah jadi (2 bagian).
3. Dedak 1 bagian.
4. Dectro disesuaikan dengan dosis (5 sendok makan).
5. Air disesuaikan dengan dosis (20 liter).



Cara Membuat
1. Cacah atu giling bahan baku kompos hingga agak halus, lalu campurkan dengan dedak dan kompos yang sudah jadi.
2. Larutkan Dectro ke dalam air.
3. Siramkan secara merata larutan Dectro ke dalam campuran bahan baku sampai kadar airnya mencapai 45-50%.
4. Tumpuk campuran bahan baku tersebut di atas ubin yang kering dengan ketinggian 30-35 cm, lalu tutup menggunakan karung goni.
5. Pertahankan temperatur 40-600 C.
6. Setelah 24 jam, kompos aktif ekspres selesai terfermentasi dan siap digunakan sebagai pupuk organik.

Berikut adalah video pembuatan kompos secata mandiri, selamat mencoba!




 sumber   :http://www.pelita.or.id/baca.php?id=74347
                http://www.buletinbelantara.com/2012/05/sampah-organik-dan-anorganik.html
                http://www.youtube.com/watch?v=OI41hdwgk60
                http://www.youtube.com/watch?v=ZukzTNIkwK0

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0